Budaya  

Projek-D Vol.2 x IIMS Motobike Show dan Music Pikat Ribuan Penonton

#image_title

Solo —di De Tjolomadoe, yang diadakan Dyandra Promosindo sukses mengikat banyak pengunjung dengan kehadiran beberapa ribu pengunjung, di ajang hari awal lewat dua pentas outdoor Maduswara dan Wirama, Sabtu (5/8) malam.

For Revenge menjadi musikus pembuka pada Maduswara Stage, band asal Bandung ini sanggup menarik gairah pemirsa lewat “Perayaan Patah Hati” melalui lirik-lirik lagunya yang dalam. Disamping itu, pada stage Wirama dibuka oleh Olski, band pop asal Yogyakarta dengan lagu “Sepeda Senja” dengan rencana akustik yang disenandungkan manis jadi lagu pembuka.

“Projek-D Vol.2 miliki typical musik yang tambah bermacam dengan mengombinasikan Pop, Rock, Folk, Dangdut, Jazz, atau musik Ska yang ada di ke-2 stage Projek-D,” tutur Proyek Pimpinan Projek-D Vol.2,, Minggu (6/8).

Dia menyampaikan penampil hari awalan di atas pentas Maduswara di ramaikan oleh deret nama, For Revenge, Skastra, Nidji, Down For Life, JKT48, Parade Hujan, dan ditutup oleh NDX AKA. Pentas Wirama diisikan oleh Olski, Malinoa serta The Dog Pack, Jumat Gombrong, Mandoors, Makam, serta ditutup oleh perbuatan enerjik yang nyleneh unik Prontaxan.

“Rancangan dua pentas di wilayah barangkali jarang ada, sebagai promotor yang dulu pernah kerjakan ini awal mulanya, kami membuat pengalaman yang lain buat pemirsa yang ada,” sebut ia.

Dia mengatakan dua Penampil Band Cekson Unjurkan Gigi di Pentas Wirama satu diantaranya program Projek-D tahun ini yaitu program Cekson yang memberi peluang musikus lokal buat turut tampil pada Projek-D Vol.2.

Baca Juga :  Hadiri Kirab Tumpeng Agung di Wonosegoro, Ini Harapan Bupati Said

Kegiatan ini menjadi bentuk support Dyandra Promosindo selaku promotor untuk tetap memberinya tempat untuk musikus pendatang anyar yang punya kreasi original untuk tampil di pentas.

Dua musikus yang dipilih buat tampil pada ajang Projek-D Vol.2 yaitu Malinoa dan The Dog Pack yang disebut band asal Surakarta dan Mandoors band asal Semarang, lewat kreasi-kreasi orisinalnya ke-2 musikus ini dapat berikan daya magnet sendiri buat pencinta musik di De Tjolomadoe.

Faiz, mahasiswa semester lima Kampus Muhammadiyah Surakarta (UMS) akui Projek-D tahun ini amat sengit.

“Line up artisnya, tata pentas, lighting, dan soundnya benar-benar baik. Dua pentas outdoor ini menjadi rencana yang pecah menjadi daya magnet pemirsa suka menyaksikan,” ujarnya.

Project Pimpinan IIMS Motobike Show serta Music, Rudi MF menuturkan kesibukan ini sebagai satu diantaranya pergerakan buat memberikan dukungan pemakaian energi yang terus-menerus melalui kendaraan listrik.

“Saya ucapkan terima kasih support-nya ke pemda dalam support-nya terhadap kendaraan ramah pada lingkungan,” pungkasnya.