Bisnis  

Lumpia Jadi Pilihan Oleh-oleh Khas saat Kembali ke Tanah Rantau

SOLO — Lumpia menjadi satu diantara oleh-olehan ciri khas waktu arus kembali lebaran. Satu diantaranya ialah Lumpia Cik Me Me (LCM) asal Kota Semarang. Merek ini jadi pendahulu kulineran lumpia punya sertifikat halal pertama di tanah air.

“Kreasi jadi kunci dalam berexperimen. Kami selalu bereksperimen biar lumpia sebagai makanan ciri khas Semarang ini masih tetap menempel di hati penduduk . Maka, bisa beradu dengan kulineran yang lain,” kata owner LCM, Meliani Sugiarto, Minggu (30/4).

Untuk mudik tahun ini, diakuinya banyak pemudik yang pesan kulineran perbuatannya buat dipakai oleh-olehan atau oleh-oleh ciri khas Semarangan.

“Cukup, juga banyak yang membeli. Rata-rata dijadikan oleh-oleh. Ada yang dikonsumsi secara langsung,” pungkasnya.

Tak cuma itu, faksinya berikan promosi menarik saat hari menjadi Kota Semarang ke-476 tahun.

“Promosi yang kami kasih untuk suguhan menu lumpia ekslusif serta asli dengan obyek Tidak ada Hari Tanpa ada Bonus,” kata Cik Me Me.

Upaya ini dikerjakan, agar semakin lebih memopulerkan Lumpia Semarang ke semua penjuru pelojok tanah air.

“Kami pun tengah mempersiapkan promosi lain saat HUT Kemerdekaan RI ke-78 kedepan,” bebernya.

Saat ini, pembaruan yang dipunyai LCM dimulai dengan plain, fish kakap, crab, kajamu (Kambing Jantan Muda), raja nusantara (Rasa Jamur Nusantara), sampai keripik lumpia orisinal serta keripik lumpia orisinil pedas.

Baca Juga :  Jalan Pintas Menuju Sukses dengan Modal 600 Ribuan!

Disinggung perihal riwayat dalam meningkatkan usaha kulineran itu, Cik Me Me menyatakan, dahulunya usaha keluarga ini dibangun oleh eyang buyutnya yaitu pasangan suami Istri Tjoa Thay Joe serta Mbok Wasie (1870).

Pasangan ini tinggal ada di perkampungan Brondongan Semarang Timur. Lantas, lalu Meliani atau Cik Me Me diarahkan serta dibesarkan oleh ke-2 orang tuanya yaitu Ahli Chef Lumpia Tan Yuk Tjay serta So Tan Hwa yang disebut angkatan kedua Lumpia Mataram serta Angkatan keempat Lunpia Semarang.

“Sampai kini, LCM jadi satu diantara lumpia yang dikenali penduduk Kota Semarang,” ujarnya.

Disisi lain, banyak pemudik yang beli kulineran ciri khas Semarangan mengatakan, ada cita-rasa unik lumpia produksi Cik Me Me. Karena setiap kali melalui Semarang, dianya pastilah mendapatkan order lumpia itu.

“Ya, betul-betul ciri-ciri Semarang itu lumpia ya. Tetapi, dari semuanya memanglah yang menjadi rajanya punya Cik Me Me,” kata Ratih, salah seseorang pemudik asal Ambarawa, Jawa tengah.