Bisnis  

Pandemi Berlalu, Kerajinan Miniatur Harley Davidson Mulai Bangkit

Wonogiri ” Pascapandemi Covid-19,Harley Davidson yang ditelateni Supadi penduduk Dukuh Tipem Kampung Lebak Kecamatanmulai bergeliat. Waktu panemi lalu, upayanya itu betul-betul ada dalam titik terpaling rendah.

“Masa itu (Covid-Red) betul-betul mati keseluruhan upaya saya ini . Sehingga, 2 tahun nganggur,” kata Supadi saat didapati jurnalis di bengkelnya, Rabu (3/5).

Dijelaskan ia, selesai endemi habis, perlahan-lahan akan tetapi jelas pesanan akan masuk. Biarpun jumlah order itu belum optimal seperti sebelumnya wabah.

“1 bulan sekali kerajinan miniatur Harley Davidson ini saya kirim ke pengepul di Klaten. Keadaan 1/2 sehingga kelak finising serta marketingnya sana, di sini cuma bikin mentahannya saja,” ucapnya.

Bapak dua anak ini menyatakan tengah selesaikan order 4.500 buah miniatur sama ukuran besar serta kecil. Tiap sebuah Harley Davidson ukuran kecil diakui Rp 7.500. Lantas buat ukuran besar Rp 19 Ribu.

“Sebetulnya ada beberapa macam serta kerajinan yang lain. Tetapi, pengepul mintanya saya yang khusus Harley Davidson. Dahulu saya sempat pula memperoleh order miniatur mobil VW,” katanya.

Soal bahan baku, dibikin dari kayu mahoni. Kebanyakan ia beli dari pedagang kayu, atau langsung dari petani.

Sebelum masuk ke kerajinan ini, dahulunya ia adalah karyawan di pabrik bermainan di Klaten. Kamudian awalnya tahun 1989 dirinya sendiri mencoba peruntungan dengan buka usaha dalam rumah. Ketika itu, ia ditolong 5 orang karyawan.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Raih 2 PROPER Emas sebagai Bukti Komitmen Pada Lingkungan