Ayo, Segera Vaksinasi Booster Kedua

Jakarta, portalwartawan.com – Program vaksinasi booster Covid-19 buat warga umum umur 18 tahun ke atas udah diawali 24 Januari 2023 secara bersama-sama di semuanya Indonesia.

Untuk memberi dukungan pengerjaannya, ticket vaksinasi booster ke-2 lantas udah disalurkan dengan bertahap terhadap kurang lebih 54 juta warga umum yang telah terima booster pertama, eligible (udah melalui 6 bulan) untuk mendapat ticket booster ke-2 .

“œBagi warga yang udah memperoleh ticket, lekas hadir ke fasyankes atau pos vaksinasi paling dekat di wilayah masing-masing,” Kata Juru Bercakap Covid-19 Kementerian Kesehatan, Muhammad Syahril, barusaja ini.

Sama seperti prasyarat vaksinasi awalnya, ticket vaksinasi dikedepankan buat mereka yang telah lebih dari pada 6 bulan mendapat vaksinasi booster pertama. Sementara dengan cara bertahap seluruhnya objek dengan umur di atas 18 tahun bakal mendapat ticket booster ke-2 .

Ia mengatakan, pemberian booster ke-2 dilaksanakan menjadi usaha kecepatan vaksinasi buat mempertingkat titer anti-bodi serta perpanjang pelindungan. Soal ini sesuai sama Imendagri Nomor 53 Tahun 2022 perihal Penghambatan dan Pengontrolan Covid-19 di Waktu Perubahan Tuju Pandemi.

Mengingat utamanya pemberian vaksinasi booster, Syahril menganjurkan ke semua pemda, terutama Dinas Kesehatan pada tingkat propinsi/kabupaten/kota, supaya selekasnya lakukan bermacam usaha buat percepat realisasi vaksinasi booster ke-2 di wilayahnya semasing.

“œDengan begitu, sasaran sekurang-kurangnya 70 prosen penduduk telah mendapatkan jumlah primer komplet serta minimum 50 % penduduk udah mendapatkan vaksinasi jumlah booster bisa lekas tergapai,” tutur Syahril.

Baca Juga :  Waspada, Wabah Cacar Monyet Sudah Masuk ke Indonesia

Mengenai type vaksin, yahril mengatakan Kementerian Kesehatan udah mendistribusikan 9,tiga juta jumlah vaksin Covid-19 dari beberapa tipe dan merk, tergolong vaksin produksi dalam negeri, Vaksin Merah Putih seperti Indovac dan Inavac.

Mekanisme pemberiannya terdapat dalam Surat Selebaran Direktur Jenderal Penghambatan serta Pengontrolan Penyakit Nomor HK.02.02/C/380/2023 perihal Vaksinasi Covid-19 Jumlah Booster kedua untuk Barisan Orang Umum yang ditentukan di 20 Januari 2022.

Berikut urutan lengkap tipe dan gabungan vaksin yang bisa dipakai buat booster ke-2 :

Berikut rincian lengkap type serta paduan vaksin yang bisa dipakai buat booster ke-2 :

1. Gabungan untuk booster pertama Sinovac

““ AstraZeneca diberi setengah jumlah (half dose) atau 0,25 ml

““ Pfizer dikasihkan setengah jumlah (half dose) atau 0,15 ml

““ Moderna diberi jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Sinopharm diberi jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Sinovac dikasihkan jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Zifivax jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Indovac dikasihkan jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Inavac jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

2. Paduan untuk booster pertama AstraZeneca

““ Moderna dikasihkan setengah jumlah (half dose) atau 0,25 ml

““ Pfizer dikasihkan setengah jumlah (half dose) atau 0,15 ml

““ AstraZeneca diberi jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

Baca Juga :  Dari Medical Check-Up Hingga Vaksinasi, Simak Sejumlah Benefit yang Dorong Produktivitas Karyawan

3. Paduan buat booster pertama Pfizer

““ Pfizer dikasihkan jumlah penuh (full dose) atau 0,3 ml

““ Moderna diberi setengah jumlah (half dose) atau 0,25 ml

““ AstraZeneca dikasihkan jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

4. Paduan untuk booster pertama Moderna

““ Moderna dikasihkan setengah jumlah (half dose) atau 0,25 ml

““ Pfizer dikasihkan setengah jumlah (half dose) atau 0,15 ml

5. Gabungan untuk booster pertama Janssen (JdanJ)

““ Janssen (JdanJ) diberi jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Pfizer diberi jumlah penuh (full dose) atau 0,3 ml

““ Moderna diberi setengah jumlah (half dose) atau 0,25 ml

6. Paduan untuk booster pertama Sinopharm

““ Sinopharm dikasihkan jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

““ Zivifax dikasihkan jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

7. Paduan buat booster pertama Covovax

““ Covovax diberi jumlah penuh (full dose) atau 0,5 ml

Seluruh gabungan ini ditetapkan aman serta berfaedah lantaran sudah mendapati EUA dari Tubuh POM dan referensi ITAGI. Pemberiannya bakal disamakan dengan adanya vaksin di semasing wilayah. (NJ/red)