Bisnis  

Berkah di Tengah Pandemi Covid-19, Produk Lilin Terapi Melejit hingga Kini

Solo — Wabah Covid-19 yang menimpa dua tahun yang lalu, malah bawa rahmat untuk Jessica. Owner Bleu Living yang menghasilkan lilin wewangian terapis ini memperoleh untung dari musibah itu. Ya, seperti peribahasa yang menjelaskan usaha tidak mengkhianati hasil, berikut yang dirasa oleh wanita berparas elok tersebut.

“Awalannya dahulu coba-coba, untuk membikin lilin wewangian therapy. Tetapi, sampai saat ini keterusan,” kuak Jessica, waktu terlibat perbincangan dengan peliput, Kamis (25/5).

Uniknya, lilin therapy kelakuannya ini memanfaatkan bahan prinsipil alami bahannya dasar vegan. Jessica menyaksikan kemungkinan usaha dan mulai menjajakan lilin produksi tangan berbahan dasar wax kacang kedelai yang dipandang lebih ramah pada lingkungan, dan sebagai material dasar substitusi parafin.

“Kami miliki beberapa opsi produk lilin wewangianterapi serta reed diffuser penentuan nama menyamakan suasana hati harum produk,” jelasnya.

Dalam pengembangannya, dirinya sendiri merengkuh Tokopedia. Menurut Jessica, terapan marketplace itu benar-benar berperan pada perubahan usaha Bleu Living sejak mulai 2020 sampai waktu ini.

“Satu diantaranya produk paling laku kami adalah Sunday Morning, lilin wewangianterapi dengan kesan harum fresh serta manis, dan merehatkan seperti kondisi Minggu pagi yang tenang,” kata Jessica.

Pihaknya aktif membuat paket bundel. Diantaranya bekerjasama dengan tea artisan, dan merk aksesoris untuk menambahkan jenis produk serta menaikkan negosiasi.

“Diluar itu, usaha kami beroperasi di bagian kerajinan tangan. Kami ikut memanfaatkan wanita untuk turut berperan. Kami pula melibatkan perajin lokal dalam pengerjaan tempat Bleu Living,” ujar Jessica.

Baca Juga :  Asita Dorong Solo Raya Masuk Destinasi Pariwisata Prioritas Indonesia

Pihaknya pun aktif meng ikuti beberapa kampanye. Seperti Waktu Indonesia Berbelanja (WIB), Ramadan Tambahan, TopAds dan spesifikasi Paket Bundel yang berpengaruh penting pada jumlah transaksi bisnis Bleu Living. Bahkan juga di kwartal 1 2023, dianya bisa mengantarkan produk paling jauh ialah dari Sukoharjo Jawa tengah ke Deli Serdang, Sumatra Utara.

“Dengan aktif gunakan kampanye serta feature Tokopedia, product page view Bleu Living mengenyam peningkatan nyaris 2,5x lipat di bulan April 2023,” kata praktisi upaya yang mengawali upayanya sejak mulai lulus kuliah tersebut.

Sementara, Kepala Departemen Corporate Affairs Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya menjelaskan, produk keset, tanaman dinding, lilin, lukisan serta tanaman artificial jadi produk yang terlaku buat definisi dekor paling laku di Solo Raya di era kwartal I 2023.

“Karena kemunculan gagasan Tokopedia di semuanya area Indonesia jadikan produk keset, tanaman dinding, lilin, lukisan serta tanaman artificial jadi yang paling laku untuk kelompok dekor paling laku di Kota Solo pada kurun kwartal I 2023,” kata Ekhel.

Pihaknya mendata, pada kwartal satu tahun 2023 ketimbang kwartal empat tahun 2022, terjadi penambahan jumlah negosiasi lilin wewangian therapy di Kabupaten Sukoharjo, yaitu nyaris 1,5x lipat. Tentang hal jumlah konsumen lilin wewangian therapy bertambah nyaris 1,5x lipat pada fase yang serupa.

“Kami mengharapkan lewat gagasan hyperlocal yang didatangkan ini bisa menggerakkan pelaku UMKM terutama di Solo Raya berani mengawali dan bangun usaha lewat pendayagunaan technologi biar bisa perkuat usaha sampai mempertingkat transaksi bisnis,” ujarnya.