Bisnis  

Ratusan PKL Cawas Klaten Gelar Grebeg Pasar Tradisional, Diwarnai Rebutan Gunungan Hasil Bumi

#image_title

Klaten — Beberapa ratus pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Masaran, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, melangsungkan Grebeg Pasar Tradisionil, Sabtu (5/8). Di acara itu ada enam gunungan berwujud hasil bumi, hal demikian menjadi bentuk sukur berdasar hasil waktu berdagang.

“Ini pekerjaan tahunan, acara Grebeg Pasar Tradisionil Cawas, yang diselenggarakan oleh keluarga besar Paguyuban Harum (Warung Wengi),” kata Ketua Panitia, Triyanto Atmojo, saat dijumpai selesai grebeg pasar.

Grebeg pasar ini, terang Triyanto, sebagai bentuk sukur beberapa pedagang di Pasar Masaran, Cawas, berdasar hasil yang berlimpah waktu berdagang. Acara Grebeg Pasar Masaran Cawas ini terjadi telah 8x ini, dan semangat masyarakat yang tiba begitu banyak.

“Selainnya perlihatkan rasa sukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rezeki yang telah diberi 1 tahun tempo hari, mudah-mudahan di tahun tahun mendatang, selalu masih dikasih rezeki yang barokah dari tuhan yang maha kuasa,” terangnya.

Untuk peserta, ujar Triyanto, ada beberapa ratus peserta, yang jadi besar beberapa pedagang, sekalian masyarakat yang ada pada lebih kurang Pasar Masaran, Cawas.

“Lebih kurang ada 100 peserta, akan tetapi peserta tumpeng yang dihidangkan, kira-kira ada 70 tumpeng persembahan dari Paguyuban Harum barusan, namun juga beberapa penduduk lebih kurang,” ujarnya.

Pihaknya mengharap, aktivitas semacam ini bisa berkepanjangan dan selalu selalu bersukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas semua pemberiandan anugerahnya.

Baca Juga :  Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Sarfas di Sulsel

Salah satu penduduk, Ratu Anisa (19), mengakui benar-benar gairah berebutan gunungan hasil bumi, walau sebelumnya sempat berdempetan dengan masyarakat kira-kira.

“Alhamdulillah, bahagia, ini kali pertama turut even ini, dalam tempat saya nggak ada seperti begini, ini saya dapat pare, sawi putih, pisang, kacang panjang, terong, kelak kita makan bersama di posko, kebenaran ini kembali KKN di Karangdowo,” bebernya.

Pantauan portalwartawan.com, kirab Grebeg Pasar Tradisionil ini, di ikuti banyak pedagang kaki lima serta orang yang domisili di kitaran Pasar Cawas, mereka jalan dari titik start hingga sampai pentas kehormatan sepanjang 1,5 km.