Budaya  

Dewa 19 Pilih Solo Jadi Kota Pembuka Konser All Stars 2023

Solo — Kelompok band Dewa 19 memutuskan Kota Solo jadi kota pembuka konser berjudul Dewa 19 Featuring All Stars Tingkat Tur 2023. Konser yang hendak diadakan pada Sabtu, 29 Juli 2023 akan datang dijalankan di Stadion Manahan Solo.

“Kota Solo diputuskan untuk wakili Jawa tengah, jadi wakil Baladewa di Jawa tengah. Karena skedul konser di Surabaya yang sebagai wakil Jawa Timur di-cancel, kami setelah itu bekerjasama dengan Solo serta oleh Mas Gibran ditempatkan supaya penyelenggaraan di Solo hingga kita memutuskan di Solo jadi kota pertama serangkaian konser Dewa 19 ini,” tutur CEO Redline Kreativitasndo sebagai promotor konser Rionaldo Liputo, di Solo, Senin (17/7/2023).

Konser Dewa 19 ini bakalan menggamit beberapa musikus legendaris dunia seperti Derek Sherinian, Dino Jelusick, Jeff Scott Soto, Phil X, serta Ron ‘Bumblefoot’ Thal. Sementara Dewa 19 bakal tampilkan Ari Lasso, Ello, Virzha, serta bekas drummer Dewa 19, Tyo Nugros. Dalam konser itu, mereka akan juga berkolabirasi dengan vokalis Shandy Sondoro serta Mahalini.

Sebelum konser diselenggarakan, kelihatan empat anggota Dewa 19, Ahmad Dhani, Andra Junaidi, Yuke Sampurna, dan Agung Yudha “Gimbal” mengevaluasi posisi konser di Stadion Manahan Solo, bersama faksi pengelola Otello Asia dan Redline Karyando.

Di segi lain, Ahmad Dhani menyatakan mengundang beberapa figur dalam konser Dewa 19 di Solo. Beberapa figur diundang antara lain Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Pesta Lampu dan UMKM Millenial bakal Meriahkan Spot-spot Wisata di Makassar

“Semuanya diundang. Lantaran seluruh kan temannya beliau (Wali Kota Solo). Pak Prabowo, Mbak Puan udah positif akan ada. Pak Ganjar diundang, Rocky Gerung diundang,” katanya.

Menurut Dhani, Solo miliki kesan-kesan tertentu buat Dewa 19. Karena Baladewa di Solo dipandang jadi Baladewa pertama yang jadikan Dewa 19 termasyhur seperti waktu ini.

“Solo itu memorable. Memberinya kesan-kesan sendiri. Karena waktu bikin album Rindu pertama tahun 1992, Baladewa Solo yang merasa kami populer,” jelasnya.