Budaya  

Hari Jadi Kabupaten Sukoharjo ke-77, Pemkab Suguhkan Tujuh Panggung Hiburan Rakyat

Sukoharjo — Dalam rencana peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukoharjo ke-77, sekitar tujuh ajang hiburan masyarakat dipersiapkan di batas jalan Jenderal Sudirman, Sukoharjo Kota, di Sabtu (15/7/2023) kedepan.

“Tujuh jagat hiburan itu akan memberikan bermacam panggung kesenian terutamanya musik. Mulai musik tradisionil sampai kekinian,” tutur Sekretaris Wilayah (Sekda ) Kabupaten Sukoharjo, Widodo, saat pertemuan jurnalis di dalam ruang rapat Wijaya 3 Gedung Menara Wijaya, Sukoharjo, Selasa (11/7/2023).

Widodo memaparkan, pentas hiburan bersama-sama mulai dari waktu 19.00 WIB tersebarkan di sepanjang 2 km di Jalan Jenderal Sudirman. Mulai dengan batasan kota selatan atau utara terminal, sampai di muka Bank Jawa tengah. Dan pentas khusus ada pada proliman depan rumah dinas Bupati.

Urutan pertama dari selatan di kitaran batasan kota ada pentas dangdut, sedangkan pentas ke-2 ada dalam selatan Mushola Agung Baiturrahman tampilkan seni tradisionil klenengan. Selanjutnya pentas ke-3 disediakan di muka Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan menghadirkan musik keroncong.

“Adapun pentas penting (ke-4) ada di dalam proliman (dekatnya rumah dinas bupati) bakal diisi selingan musik pop/rock menghadirkan musisi-musisi lokal,” terang Widodo.

Selanjutnya berpindah ke arah utara ialah pentas ke-5 ada di lebih kurang Kantor Pegadaian memperlihatkan santapan selingan campursari. Sementara pentas ke enam di muka Bank Jawa tengah bakalan ada suguhan tembang cerita lama, dan paling akhir pentas ke-7 di seputar Amigo diisi musik Koes-Plusan.

Baca Juga :  Sragen Gelar Parade Campursari, Wakil Bupati dan Sejumlah Pejabat Ikut Nyanyi

“Banyak pengisi kesenangan penduduk dalam rencana hari menjadi Kabupaten Sukoharjo ke-77 ini adalah seniman serta seniwati dari Sukoharjo sendiri. Pula ada sejumlah petinggi yang bisa tampil melipur,” ujar Widodo.

Menurutnya, serangkaian hari menjadi Kabupaten Sukoharjo ke-77 tahun ini kecuali ajang hiburan pun dilakukan bermacam aktivitas salah satunya, pergerakan kebersihan, kemegahan, serta artistik.

“Lalu barusan dikerjakan ziarah, taburi bunga ke taman kuburan pahlawan dan anjangsana ke bekas petinggi pemerintahan Kabupaten Sukoharjo,” singkap Widodo.

Bahkan di pucuknya akan diselenggarakan kirab acara kutipan PP Nomor:16/SD/1946. Kirab akan dikerjakan naik kereta kuda dari halaman Sekretariat Sekda hingga proliman atau depan rumah dinas bupati.

“Kirab diperkirakan di Sabtu (15/7/2023) pagi. Kelak dalam kirab akan juga disertai pementasan tari Kebo Kinul oleh kira-kira 3.000 penari,” sebutkan Widodo.

Ditambahkan, selesai kirab bakal dilanjut sidang pleno spesial di DPRD Sukoharjo. Dalam sidang itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani bakal pidato dalam rencana HUT Kabupaten Sukoharjo ke-77.

“Dalam menyampaikan pidato ini kali berlainan dengan pidato-pidato awal mulanya. Kesempatan ini bupati akan mengemukakan dengan bahasa Jawa. Tergolong semua yang ada pula berbusana kebiasaan Jawa komplet,” pungkasnya.